Pembunuh Agnes Kharisma (19) belum tercium. Sebelum terbunuh, Agnes sempat pamit hendak bertemu dengan pacarnya yang berkewarganegaraan Amerika Serikat, Clark, di Cilegon, Serang, Banten. Namun Clark mengaku tidak pernah bertemu dengan Agnes di hari-hari sebelum Agnes ditemukan tewas."Pacarnya bilang belum pernah ketemu. Makanya dia (Agnes) ini kan berangkat (pergi) bukan sama pacarnya," ujar Kanit Reskrim Polsek Jagakarsa Iptu Rusdi Dalby pada detikcom, Jumat (18/2/2011).
Dalby mengatakan, pihaknya memang belum memintai keterangan Clark dan sopirnya. Sopir Clark sempat menjemput Agnes di rumahnya di Lenteng Agung atas permintaan Clark. Polisi tengah berkoordinasi dengan Kedubes AS untuk memeriksa Clark.
"Kita harus interogasi dulu bulenya, baru sopirnya. Sopirnya itu kan sopir bulenya. Kita juga nggak bisa gegabah karena ini menyangkut warga negara asing. Kita masih berkoordinasi," ujarnya.
Mayat Agnes ditemukan pada Minggu 13 Februari di selokan Jl Joe, tak jauh dari kediamannya di Lenteng Agung. Sebelum ditemukan tewas, Agnes sempat pamit ke ibunya untuk pergi ke Cilegon bertemu dengan Clark. Saat itu yang menjemput Agnes adalah sopir Clark.
Setelah beberapa hari, Agnes tak bisa dihubungi. Hasil otopsi menemukan ada bekas luka benturan di kepala Agnes dan cekikan di leher Agnes.
Sumber: detik.com, 18 Februari 2011
Ket foto: alm. Agnes Kharisma
Ket foto: alm. Agnes Kharisma
nice picture
ReplyDeletevisit my new blog
http://gameintube.blogspot.com/