Headlines News :
Home » » Dosen ITB Suryo Utomo Diperkirakan Tewas 2-3 Hari Sebelum Ditemukan

Dosen ITB Suryo Utomo Diperkirakan Tewas 2-3 Hari Sebelum Ditemukan

Written By Ansel Deri on Monday, May 15, 2017 | 10:43 AM

TIM Forensik dari RSUD Sayang Cianjur dan Dokter Kepolisian telah selesai melakukan pemeriksaan forensik terhadap jasad Suryo Utomo (30). Diduga Suryo meninggal sekitar dua hingga tiga hari sebelum ditemukan pada Sabtu (13/5) di Waduk Cirata, Cianjur.

Autopsi berlangsung selama 1,5 jam. "Pemeriksaan itu meliputi pemeriksaan luar dan pemeriksaan dalam, kemarin kan jenazah ini belum dikenal makanya kita pakai pemeriksaan khusus untuk memastikan identitas korban. Kalau kita lihat dari ditemukan hingga autopsi kondisi jenazah sudah 2 sampai 3 hari pembusukan," kata Dokter Arif Hakim, tim forensik yang melakukan autopsi tubuh korban, Minggu (14/5/2017).

Arif memgaku kesulitan membandingkan antara kondisi fisik korban dengan foto milik Suryo karena kondisi jenazah sudah dalam keadaan membusuk. "Kendala kita itu untuk membandingkan foto, identifikasi ya khususnya agak sulit karena jenazah ketemu di air jadi ada pembengkakan warna kulit sudah berubah makanya kita cari tanda-tanda lain yang tidak terpengaruh proses pembusukan," lanjutnya.

Arif mengakui terdapat sejumlah luka, namun ia enggan menjelaskan penyebab luka-luka tersebut. "Ada luka-lukanya tapi saya tidak bisa menjelaskan ya," tutupnya.

Hingga saat ini jenazah korban masih berada di Instalasi Pemulasaraan Jenazah (IPJ). Rencananya akan dimandikan oleh tim khusus yang dibawa oleh pihak keluarga dari Bandung.

Di tempat yang sama, Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Benny Cahyadi menyebut pihak keluarga sudah memastikan jenazah yang ditemukan di Cirata, Ciranjang adalah Suryo Utomo yang dilaporkan hilang di Polrestabes Bandung.

"Jenazah sudah diakui oleh orang tua maupun keluarga korban yang lain, terkait luka-luka tentu akan kita lakukan investigasi namun menunggu hasil lengkap otopsi oleh tim forensik yang melakukan prosesnya tadi," singkat Benny.

Suryo dilaporkan hilang pada Rabu (10/5), usai mengantar ibunya ke Terminal Leuwipanjang. Ia tak kunjung pulang ke rumahnya di Jalan Sangkuriang. Keesokan harinya, mobil miliknya ditemukan di kawasan Ciranjang, Cianjur. Semua barang milik pribadinya ada di lokasi.

Dua hari kemudian, Sabtu sore (13/5), sesosok jasad laki-laki yang belakangan dipastikan Suryo ditemukan di Waduk Cirata, 15 kilometer dari lokasi temuan mobil Suryo. Jenazahnya sudah sulit dikenali. Keluarga awalnya tidak yakin, namun setelah melihat kaos yang dipakai serta bekas tanda operasi di perutnya, akhirnya dipastikan jasad itu adalah Suryo Utomo. 
Sumber: detik.com, 14 Mei 2017 
Ket foto: Alm Syahdan Alamsyah 
Sumber foto:jawapos.com
SEBARKAN ARTIKEL INI :

0 komentar:

Silahkan berkomentar

Tuliskan apa pendapatmu...!

 
Didukung : Creating Website | MFILES
Copyright © 2015. Ansel Deri - All Rights Reserved
Thanks to KORAN MIGRAN
Proudly powered by Blogger