Sebuah kapal motor fiber
'Nelayan Bhakti' tenggelam saat melakukan prosesi laut Jumat Agung di perairan
Selat Sempit Ujung Aro, Larantuka, Kabuaten Flores Timur, NTT, tenggelam siang
tadi. Peristiwa itu menewaskan 7 orang.
"7 orang tewas (3 orang
anak-anak dan 4 orang dewasa), 29 orang masih dirawat di RS Umum Flores Timur,
dan 17 orang sudah pulang ke rumahnya," ujar humas BNPB Sutopo Purwo
Nugroho, dalam pesan singkatnya, Jumat (18/4/2014).
Sutopo mengatakan 4 orang
masih dinyatakan hilang dan sedang dilakukan pencarian oleh petugas tim
SAR gabungan dari Basarda, TNI, Polri, BPBD, Pemda dan masyarakat. Sumber lain
mengatakan jumlah penumpang sekitar 60 orang sehingga korban hilang ada 7
orang.
"Tidak ada manifes
penumpang sehingga jumlah penumpang belum diketahui secara pasti,"
ucapnya.
Sutopo menambahkan prosesi
laut dilakukan dalam rangka persiapan perayaan Paskah yang merupakan tradisi
masyarakat Larantuka. Kapal tenggelam disebabkan oleh kelebihan daya muat
penumpang dan kondisi arus laut yang deras. Saat kapal terbalik penumpang
berteriak dan terjun ke laut yang kondisi arus deras.
Kapal lain yang mengikuti
prosesi tersebut segera memberikan pertolongan. Bangkai kapal telah ditarik ke
pelabuhan terdekat. Nahkoda kapal saat ini masih diperiksa oleh Polisi.
Sumber: detik.com, 18 April 2014.
Ket foto: KM Nelayan Bhakti No. 74 terbalik dalam prosesi Bahari, Jumat 18 April 2014
Sumber foto: Andreas Soge
Ket foto: KM Nelayan Bhakti No. 74 terbalik dalam prosesi Bahari, Jumat 18 April 2014
Sumber foto: Andreas Soge

0 komentar:
Silahkan berkomentar
Tuliskan apa pendapatmu...!