Headlines News :
Home » » Yohakim Mati Dijerat

Yohakim Mati Dijerat

Written By ansel-boto.blogspot.com on Thursday, February 11, 2010 | 10:25 AM


SAKSI ahli dr. Bernard Yoseph Beda mengatakan, Yohakim Laka Loi Langodai (55) meninggal dunia karena ada tekanan pada leher yang menghentikan pasokan oksigen ke otak. Itu terjadi karena leher korban dijerat dengan tali skapulir yang dikenakan korban.

Korban ditemukan sudah tak bernyawa di hutan bakau di ujung timur Bandara Wunopito Lewoleba, 19 Mei 2009 lalu. Di lehernya ditemukan bekas jejak yang membentuk huruf "V".

Saksi ahli dr. Bernard dari RSUD Lewoleba itu dihadirkan tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Lewoleba, Didik Setyawan, S.H, M.Hum, Herdian Rahardi, S.H, dan Jeremias Pena, S.H, dalam sidang lanjutan kasus itu di PN Lewoleba, Senin (8/2/2010).

Dokter Bernard dihadirkan dalam sidang dengan terdakwa Lambertus Bedi Langodai, Muhammad Pitang, dan Mathias Bala Langobelen. Sidang lanjutan kasus ini akan dilanjutkan hari ini, Selasa (9/2/2010), dengan terdakwa Theresia Abon Manuk alis Erni Manuk, dan mitranya Bambang Trihantara.

Kepada Majelis hakim diketuai, J.P.L. Tobing, S.H, M.Hum, didampingi hakim anggota Wempy W.L.Duka, S.H, dan Gustaf Bless Kupa, S.H, saksi Bernard menjelaskan tentang kematian Yohakim, Kepala Bidang Pengawasan Laut dan Pantai Dinas Kelautan dan Perikanan dari sisi medis. Berdasarkan pemeriksaannya atas mayat korban saat itu, kata Bernard, ditemukan jejas jeratan di leher dan pada alat kelamin korban tampak air mani. Ini menunjukkan tanda-tanda korban mati lemas.

Yang bisa telihat secara kasat mata, jelas dr. Bernard, darah keluar dari mulut dan telinga. Selain itu ada lebam di dada dan bagian belakang tubuh korban yang warnanya lebih pekat. Itu karena mayat ditemukan setelah beberapa jam meninggal dunia.

Sidang kemarin tak seramai sidang-sidang sebelumnya. Permintaan keterangan kepada dokter bertugas di RSUD Lewoleba berlangsung singkat terhadap ketiga terdakwa yang dihadirkan secara bergantian. Bedi Langodai, tampil pertama di ruangan sidang disusul Pitang, dan terakhir Bala Langobelen.

Para saksi yang sudah dimintai keterangannya dalam sidang kasus pembunuhan itu adalah Simon Gregorius Langodai (kontraktor), Antonius Buga (PNS), Edy Kase (tukang bangunan), Yosep Daholo (mantan karyawan terdakwa Bambang),Veronika Norma (PNS RSUD Lewoleba), Maria Inviolata (swasta), Paskalis Witak (kontraktor), Yohanes Kalasansius (tenaga honor Setda Lembata), Petrus Galiau (swasta), Leonardus Ola Taran (tukang ojek), Dominggus Mahemba (sopir dump truk di Bandara Wunopito), Donatus Duli Witak, Kedang Paulus (Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan), Hamid Kosim (utusan Erni Manuk), Sumiati (istri korban), dan dr. Bernard Yoseph (yang melakukan visum). (ius)
Sumber: Pos Kupang, 9 Februari 2010
Foto Ilustrasi: Yohakim Laka Loi Langoday tewas karena leher korban dijerat dengan tali skapulir yang dikenakan.
SEBARKAN ARTIKEL INI :

0 komentar:

Silahkan berkomentar

Tuliskan apa pendapatmu...!

 
Didukung : Creating Website | MFILES
Copyright © 2015. Ansel Deri - All Rights Reserved
Thanks to KORAN MIGRAN
Proudly powered by Blogger