Hingga april tahun 2012, masih ada 54 desa dari 151 desa
di Lembata belum ditempati oleh bidan. Akibatnya, satu bidan bisa melayani
masyarakat dua desa, bahkan ada yang tiga desa.
Kepala Bidang Kesehatan Keluarga pada Dinas Kesehatan Lembata, Donatus Dudeng mengungkapkan hal ini kepada Pos Kupang di Hotel Palm Indah Lewoleba, Senin (2/4/2012) di sela-sela kegiatan pembentukan tim pengkaji AMP/RMP Lembata.
Donatus mengatakan, sejumlah desa yang belum ditempati itu disebabkan selain karena SDM bidan di Lembata masih minim, tetapi terutama karena ada bidan yang masih studi di luar daerah.
Donatus merincikan, ada 78 bidan dari Lembata kini yang sementara studi di luar daerah. 28 bidan melanjutkan studi dengan bidibayai pemda Lembata, dikirim AIPMNH sebanyak 20 bidan dan 30 bidan melaksanakan program khusus kebidanan.
Idealnya, kata Donatus, satu puskesmas itu mesti ditempati oleh lima perawat, lima bidan dan satu tenaga teknis.
Sembilan puskesmas yang dipunyai Lembata saat ini, kata Donatus baru menempatkan dua sampai tiga tenaga bidan. Hal ini menyebabkan, satu bidan bisa melayani dua sampai tiga wilayah desa.
Kepala Bidang Kesehatan Keluarga pada Dinas Kesehatan Lembata, Donatus Dudeng mengungkapkan hal ini kepada Pos Kupang di Hotel Palm Indah Lewoleba, Senin (2/4/2012) di sela-sela kegiatan pembentukan tim pengkaji AMP/RMP Lembata.
Donatus mengatakan, sejumlah desa yang belum ditempati itu disebabkan selain karena SDM bidan di Lembata masih minim, tetapi terutama karena ada bidan yang masih studi di luar daerah.
Donatus merincikan, ada 78 bidan dari Lembata kini yang sementara studi di luar daerah. 28 bidan melanjutkan studi dengan bidibayai pemda Lembata, dikirim AIPMNH sebanyak 20 bidan dan 30 bidan melaksanakan program khusus kebidanan.
Idealnya, kata Donatus, satu puskesmas itu mesti ditempati oleh lima perawat, lima bidan dan satu tenaga teknis.
Sembilan puskesmas yang dipunyai Lembata saat ini, kata Donatus baru menempatkan dua sampai tiga tenaga bidan. Hal ini menyebabkan, satu bidan bisa melayani dua sampai tiga wilayah desa.
Sumber: Pos
Kupang, 3 April 2012
Ket foto: Potret
salah satu desa di
Kecamatan Ile Ape, Lembata, NTT yang kerontang menyusul musim kemarau panjang. Tak hanya itu. Kelangkaan tenaga medis seperti bidan desa juga masih terjadi
hingga saat ini.
Sumber foto ilustrasi: www.klikunic.com

terima kasih infonya
ReplyDelete