Headlines News :
Home » » Ahok "Triple Minority" yang di Mata Hamdi Muluk "Memenangkan" Pilkada

Ahok "Triple Minority" yang di Mata Hamdi Muluk "Memenangkan" Pilkada

Written By ansel-boto.blogspot.com on Wednesday, July 19, 2017 | 3:05 PM

SALAH satu yang menyumbangkan tulisan di buku "Ahok di Mata Mereka" adalah psikolog Hamdi Muluk. Tulisan Hamdi dalam buku tersebut diberi judul "Selamat Datang Negarawan".

Dalam peluncuran buku tersebut hari ini, Hamdi memaparkan tulisannya. Hamdi sendiri menjuluki Basuki Tjahaja Purnama sebagai triple minority.

"Dia bukan hanya minoritas dari agama yang dianut dan minoritas dari etnik yang ada di Indonesia. Dia juga bukan dari elit politik tulen. Ini sangat fenomenal menurut saya," ujar Hamdi di Hotel Pullman, Jakarta Pusat, Rabu (19/7/2017).

Dalam konteks pilkada, kata Hamdi, kaki Ahok sudah dibelenggu terlebih dahulu sebelum melangkah masuk ke pilkada. Kasus penodaan agama menjerat Ahok dan menimbulkan beban tersendiri.

"Anda bayangkan Ahok maju ke pilkada tapi kakinya digandulin. Bagaimana dia mau lari? Sementara lawannya kakinya lenggang bebas. Bagi saya, Ahok adalah pemenang sesungguhnya dalam pilkada ini," ujar Hamdi.

Dengan kasus ini, kata Hamdi, Ahok kalah dalam pilkada. Setelah kalah, Ahok malah dikirimi oleh karangan bunga di Balai Kota. Lilin-lilin juga dinyalakan ketika Ahok divonis 2 tahun penjara.

Rasa cinta dari warga terhadap Ahok membuat Hamdi merasa Ahok justru telah "memenangkan" pilkada. Meski secara hasil rekapitulasi KPU DKI, Anies-Sandiaga yang menjadi pemenang.

Negarawan

Hal yang paling mengagetkan bagi Hamdi adalah ketika Ahok memutuskan untuk mencabut banding. Padahal, pilihan banding merupakan jalur hukum terbaik yang bisa diambil oleh Ahok.

Hamdi mengatakan ini merupakan sikap seorang negarawan. "Kita menangis waktu itu, termasuk saya. Saya membatin, apa ya alasannya? Waktu saya menulis itu, saya bilang bahwa kita baru saja kedatangan makhluk langka di republik ini yaitu seorang negarawan. Saya bilang, selamat datang negarawan," ujar Hamdi.

Dalam tulisannya, Hamdi tidak bermaksud mengultuskan seorang Ahok. Hamdi hanya ingin orang lain bisa mempelajari nilai-nilai yang dimiliki oleh Ahok. Hamdi ingin sikap positif dari Ahok bisa ditiru oleh orang lain.

"Kita hari ini memperjuangkan nilai-nilai. Saya harap itu yang kita perjuangkan hari ini," ujar Hamdi. 
Sumber: Kompas.com, 19 Juli 2017 
Ket foto: Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (kiri) dalam bus transjakarta.
SEBARKAN ARTIKEL INI :

0 komentar:

Silahkan berkomentar

Tuliskan apa pendapatmu...!

 
Didukung : Creating Website | MFILES
Copyright © 2015. Ansel Deri - All Rights Reserved
Thanks to KORAN MIGRAN
Proudly powered by Blogger