Ketua DPRD Lembata, Yohanes de Rosari geram dengan sikap
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lembata, Petrus Toda Atawolo, M.Si, Kamis
(19/4/2012) malam.
Petrus tidak memenuhi undangan DPRD Lembata untuk memberikan keterangan terkait verifikasi BKN Jakarta terhadap CPNSD Lembata 2012 yang menuai masalah.
Padahal menurut, Rosari, Sekdalah yang paling bertanggung jawab, dan berkewajiban menjelaskan kepada dewan dan masyarakat Lembata kejanggalan-kejanggalan itu.
"Ini pelecehan terhadap lembaga DPRD. Bukan kali ini saja Sekda tidak menghadiri undangan, pada Banmus kali lalu juga, dia tidak hadir," kata Rosari lagi.
Kecaman yang sama disampaikan Ketua Komisi 1 DPRD Lembata, Yakobus Liwa dan juga anggota DPRD yang lainnya. Liwa menilai Sekda tidak menganggap persoalan itu serius. Sekda tidak menjaga kemitraan dengan DPRD, melainkan melecehkannya.
"Kita ini dipilih oleh rakyat. Kita bukan fit and proper test. Beliau yah, jadi sekda tidak boleh main-main dengan DPRD," kata Liwa lagi.
Terjadi perdebatan sengit, karena ada yang menolak kehadiran sekda menjelaskan masalah ini. Misalnya, Ketua Fraksi Kemudi, Antonius Loli Ruing.
Petrus tidak memenuhi undangan DPRD Lembata untuk memberikan keterangan terkait verifikasi BKN Jakarta terhadap CPNSD Lembata 2012 yang menuai masalah.
Padahal menurut, Rosari, Sekdalah yang paling bertanggung jawab, dan berkewajiban menjelaskan kepada dewan dan masyarakat Lembata kejanggalan-kejanggalan itu.
"Ini pelecehan terhadap lembaga DPRD. Bukan kali ini saja Sekda tidak menghadiri undangan, pada Banmus kali lalu juga, dia tidak hadir," kata Rosari lagi.
Kecaman yang sama disampaikan Ketua Komisi 1 DPRD Lembata, Yakobus Liwa dan juga anggota DPRD yang lainnya. Liwa menilai Sekda tidak menganggap persoalan itu serius. Sekda tidak menjaga kemitraan dengan DPRD, melainkan melecehkannya.
"Kita ini dipilih oleh rakyat. Kita bukan fit and proper test. Beliau yah, jadi sekda tidak boleh main-main dengan DPRD," kata Liwa lagi.
Terjadi perdebatan sengit, karena ada yang menolak kehadiran sekda menjelaskan masalah ini. Misalnya, Ketua Fraksi Kemudi, Antonius Loli Ruing.
Sumber: Pos Kupang,
20 April 2012
Ket foto: Petrus
Toda Atawolo
Sumber foto: spiritentete.blogspot.com

0 komentar:
Silahkan berkomentar
Tuliskan apa pendapatmu...!