Polisi menembak
mati seorang perempuan yang mencoba menerobos Gedung Kongres di dekat Gedung
Putih menggunakan mobilnya. Perisitwa ini terjadi pada pukul 2 siang waktu
setempat atau 4 pagi waktu Jakarta.
Kejadian bermula
saat wanita yang diketahui bernama Miriam Carey, 34 tahun mencoba melewati pos
pemeriksaan masuk Gedung Putih di Jalan 15th Street dan East Street. Perempuan
yang merupakan ahli kesehatan gigi ini diketahui memiliki riwayat pernah
memiliki gangguan jiwa.
Seperti dikutip
dari NBC, kejadian ini membuat kompleks tempat tinggal dan kantor Presiden
Amerika Serikat, Barrack Obama ditutup karena sempat terjadi kejar-kejaran
antara petugas keamanan dengan Miriam yang berhasil masuk.
Rekaman video
kamera keamanan memperlihatkan, mobil Infiniti hitam yang dikendarai Miriam
tiba-tiba mengebut saat diperiksa di pos keamanan. Sesaat kemudian berondongan
peluru ditembakan ke mobil itu.
Seorang anggota
Secret Service atau pasukan pengamanan presiden di Gedung Putih dilaporkan
terluka akibat ditabrak mobil yang dikemudikan Miriam. Petugas keamanan, usai
berhasil melumpuhkan Miriam menyatakan dia tidak membawa senjata api.
"Tapi perempuan ini menggunakan mobilnya sebagai senjata.”
Diketahui kemudian
saat kejadian ini Miriam tengah bersama anaknya yang baru berusia 1 tahun.
"Namun sang anak tidak terluka,” ujar sumber NBC.
Sementara itu,
Kepala Kepolisian Gedung Putih, Kim Dine menyatakan kejadian ini tidak
berhubungan dengan aksi terorisme. "Ini merupakan insiden yang tidak
berhubungan dengan kelompok teroris,” ujarnya usai memeriksa kondominium milik
Miriam di Stamford, Washington.
Dilaporkan,
Presiden Obama telah mendapatkan penjelasan mengenai kejadian ini.
"Kejadian ini merupakan kejutan di tengah berhentinya (shutdown)
pemerintahan Amerika Serikat,” ujar sumber NBC
mengutip Obama.
Sumber: Tempo.co, 4
Oktober 2013
Ket foto: Miriam
Carey

0 komentar:
Silahkan berkomentar
Tuliskan apa pendapatmu...!