Headlines News :
Home » » Ketua MPR: MUI Harus Jadi Pemersatu Umat Islam

Ketua MPR: MUI Harus Jadi Pemersatu Umat Islam

Written By Ansel Deri on Wednesday, December 14, 2016 | 1:59 PM

KETUA MPR Zulkifli Hasan berharap Majelis Ulama Indonesia (MUI) bisa menjadi payung besar yang bisa mempersatukan umat Islam Indonesia. Untuk itu, menurut dia, para ulama perlu dibekali dengan pengetahuan politik dan tantangan-tantangan terkini dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Harapan itu disampaikan Zulkifli Hasan dalam Multaqa Da’i Nasional, Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat, Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Hotel Santika, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Selasa malam, 13 Desember 2016. Multaqa Da’i Nasional (pertemuan para dai nasional) ini dihadiri Ketua Umum MUI KH Ma’ruf Amin dan perwakilan dai MUI dari seluruh Indonesia.

“Perbedaan-perbedaan yang dalam Islam harus disimpan dan kita kesampingkan, kita cari persamaan-persamaannya. Para ulama perlu dibekali perkembangan politik terakhir dan tantangan-tantangan terkini kehidupan berbangsa dan bernegara, sehingga memiliki perspektif yang luas mengenai tantangan umat Islam sekarang ini,” katanya.

Zulkifli berujar, ketimbang berdebat tentang mazhab atau perbedaan-perbedaan yang menghabiskan energi, lebih baik fokus pada tantangan yang dihadapi umat Islam. “Selama 18 tahun reformasi ini melahirkan kesenjangan yang luar biasa. Sekitar 70 persen lahan dikuasai tidak sampai satu persen orang. Sebesar 93 persen orang mempunyai tabungan di bawah Rp 100 juta, jumlahnya Rp 500 triliun. Sementara hanya 0,2 persen orang yang memiliki tabungan Rp 5 miliar ke atas, nilainya Rp 1.500 triliun. Inilah persoalan yang dihadapi umat Islam sekarang ini. Orang kaya semakin kaya, mereka yang susah bertambah susah,” tuturnya.

Ia menegaskan, kesenjangan itu menimbulkan rasa ketidakadilan, yang jika tidak direspons dari sekarang, cost sosialnya akan semakin tinggi. Dalam kaitan itu, Zulkifli mengingatkan pentingnya nasionalisme.

“Nasionalisme itu adalah kalau ada rakyat yang tidak berdaya, miskin, tidak punya tanah, tidak bekerja, negara harus hadir dan berpihak secara jelas kepada rakyat. Tidak boleh tawar-menawar,” katanya. 
Sumber: Tempo.co, 14 Desember 2016 
Ket foto: Ketua MPR Zulkifli Hasan
SEBARKAN ARTIKEL INI :

0 komentar:

Silahkan berkomentar

Tuliskan apa pendapatmu...!

 
Didukung : Creating Website | MFILES
Copyright © 2015. Ansel Deri - All Rights Reserved
Thanks to KORAN MIGRAN
Proudly powered by Blogger